Connect with us

Ekonomi

Cepat Kembalikan, BPOM Menemukan DNA Babi Di Viostin DS

Published

on

Koransatu.com  –  Masih menyimpan produk obat Viostin DS, segera kembalikan ke outlet terdekat. Harga beli obat tersebut akan dikembalikan oleh produsen PT Pharos Indonesia, sesuai sisa obat yang belum dikonsumsi.

Perusahaan obat ini juga telah menghancurkan puluhan ton obat sejenis setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan adanya asam deoksiribonukleat (DNA) babi di dalam obat Viostin DS. BPOM telah mencabut izin edar dan meminta produsen untuk segera menarik produk tersebut dari pasaran.

“Kalau masih ada masyarakat yang menyimpan misalnya ingin mengembalikan silakan,” ujar Director of Corporate Communication Pharos Indonesia, Ida Nurtika, saat konferensi pers di Gedung PT Persadha Pamunah Limbah Industri (PPLI), Bogor, Kamis (8/2).

Untuk cara pengembalian produk, masyarakat bisa mengumpulkan semua produk Viostin DS yang dimiliki untuk diserahkan ke outlet terdekat. Untuk beberapa kendala seperti adanya apotek yang enggan menerima, masyarakat bisa menghubungi call center PT Pharos Indonesia, nantinya akan diarahkan lebih lanjut. “Kami sudah memberikan call center, ada alamat email, tinggal telepon di situ akan diarahkan,” jelasnya.

Ida mengaku sedih atas kejadian ini, ia juga enggan mengomentari seberapa besar pemasukan produk obat Viostin DS kepada PT Pharos Indonesia. Namun ia mengaku bahwa Viostin DS adalah produk utama. “Viostin DS ini merupakan produk unggulan favorit kerena kan enggak cuma satu produk tapi ratusan produk,” katanya

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Copyright © 2017 Koransatu.com